Senin, 27 Januari 2020


Jalan Ketungau Hilir Mengkhawatirkan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 115
Jalan Ketungau Hilir Mengkhawatirkan

AMBLAS - Sebuah mobil double gardan amblas melintasi ruas Jalan Kendu, Desa Nanga Merkak, Kecamatan Ketungau Hilir, belum lama ini. IST

SINTANG, SP – Kondisi ruas jalan licin dan berlumpur terjadi  di beberapa wilayah Ketungau Hilir yang masih tanah. Hal itu disebabkan oleh curah hujan tinggi yang kerap mengguyur Kabupaten Sintang, sehingga membuat sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan cukup berat.

Tak ayal, setiap kendaraan roda empat maupun roda dua harus berhati-hati saat melintas. Bahkan ada juga kendaraan yang amblas akibat tidak mampu melintasi ruas jalan berlumpur.

Salah satu pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Kendu, Desa Nanga Merkak, Kecamatan Ketungau Hilir, Mangak mengaku sudah bosan dan capek melintasi ruas jalan itu.

Sebab, ia harus lebih hati-hati melihat jalan saat berkendara karena jumlah lubang yang tergenang air dan licinnya ruas jalan harus dalam konsentrasi penuh.

“Bosan dan capek sudah kalau lewat jalan ini. Nggak tau kapan pemerintah memperbaikinya. Lihat lah ni, kalau sudah musim hujan jalan licin dan berlumpur,” ujar Mangak, belum lama ini, dikutip dari Lensakalbar.co.id.

Walau demikian, Mangak tetap berharap Pemerintah Kabupaten Sintang dapat mengambil langkah penanganan dini. Apabila tidak, maka mobilitas masyarakat setempat bakal lumpuh. Hasil panen pun bakal susah untuk dibawa.

“Jalur alternatif ada, tapi itu milik perusahaan. Jadi, tidak bisa bebas menggunakannya. Jalan negara itu yang sangat kami butuhkan pada saat ini. Untuk itu, saya harap pemerintah dapat mengambil langkah penanganan dini terhadap beberapa ruas jalan di wilayah Ketungau Hilir,” tutupnya. (lha)

Beralih ke Pemprov

Sejak 2018, Pemkab Sintang tak lagi menangani ruas jalan ke Ketungau. Sebab, kewenangannya sudah beralih ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar.

“Karena naik status menjadi jalan provinsi,” ungkap Mursalin, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang, Mursalin, 2017 lalu, mengutip sumber yang sama.

Menurut Mursalin, naiknya status jalan menuju Ketungau tersebut, tentu menjadikan penanganannya akan lebih baik karena sudah dibangun menggunakan APBD Kalbar.

“Kalau bergantung pada APBD Sintang, tentu sangat tidak mencukupi,” ucapnya. (lha)