Sabtu, 25 Januari 2020


Genangan Air Jadi Keluhan Masyarakat

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 66
Genangan Air Jadi Keluhan Masyarakat

TERGENANG – Genangan air di sekitar Jalan Cadika yang menjadi keluhan masyarakat. Disinyalir, genangan air tersebut disebabkan tanah rendah dan kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. IST

SINTANG, SP - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang memberi tanggapan, terkait genangan air akibat saluran pembuangan yang tersumbat di Jalan Cadika.

Kadis Perkim Kabupaten Sintang, Zulkarnain mengatakan, tanah di sekitar Jalan Cadika sangat rendah dan masyarakat juga kurang peduli akan kebersihan lingkungan.

“Tanah di sekitar jalan ini sangat rendah dan perlu juga adanya dukungan dan kepedulian masyarakat untuk membantu setiap program pemerintah daerah,” ujarnya, Rabu (8/1), dikutip dari 

Menurut Zulkarnain, rumah penduduk yang ada di mediarestorasi.com.sekitar daerah itu perlu ditinggikan. Selain itu, peranan masyarakat menjaga  kebersihan lingkungan juga sangat diharapkan. 

“Terkait saluran pembuangan yang tersumbat, untuk lebih jelasnya bisa dikoordinasikan ke Dinas PU bidang drainase,” katanya.

Zulkarnain juga menambahkan, jika drainase dari Dinas Perkim sendiri bukan untuk pelapasan saluran air, melainkan hanya untuk pembuangan dan ini sudah direncanakan.

“Tugas kami hanya membuang air. Terkait jalan di Jalan Dharma Putra. Dan itu, kami sudah upayakan adanya saluran pembuangannya, namun  yang masih menjadi kendala adalah warga sekitar belum mau menyerahkan. Dan saya pun tidak tau penyebabnya,” ungkapnya Zulkarnain. (lha)

Harap Kepedulian Masyarakat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sintang, Murjani, mengungkapkan hal yang sama mengenai genangan air di Jalan Cadika.

“Terkait dengan jalan ini, memang tanahnya sangat rendah. Dan coba lihat lingkungan sekitarnya rumputnya di sekitar situ, ada nggak upaya dari masyarakat menebasnya? Harusnya masyarakat juga peduli di situ? Dibersihkan lingkungan sekitarnya dengan dorongan RT setempat, saya lihat tidak ada di situ,” tutur Murjani, dikutip dari sumber yang sama.

Lebih lanjut, Murjani mengemukakan terkait kewenangan jalan, perlu diperhatikan mana yang merupakan jalan negara, jalan propinsi, dan jalan kabupaten.

“Jadi, tidak benar kalau kami tidak perhatikan jalan ini. Kami berharap masyarakat peduli akan lingkungan di situ. Pertama, harus ada kesadaran masyarakat untuk bersihkan lingkungan di situ, terutama saluran drainasenya. Yang kedua, harus ada sistem pompa. Di situ kalau memang mau bebas banjir, harus ada sistem pompanisasi. Karena kalau tidak dibuat parit, juga akan tergenang,” paparnya.

Tak lupa, Murjani mengatakan, kepedulian masyarakat sangat diharapkan. Karena ini juga merupakan dorongan dari pemerintah daerah yang akan segera memberi bantuan nantinya. (lha)


  • pu
  •