Langganan SP 2

Petinju asal Kalbar, Iwan Zoda Siap Tempur Lawan Kanalas

Sport

Editor sutan Dibaca : 1743

Petinju asal Kalbar, Iwan Zoda Siap Tempur Lawan  Kanalas
Petinju asal Hungaria, Szilveszter Kanalas dengan Petinju Kalbar, Iwan Zoda. (SUARA PEMRED/ YODI)
Pontianak, SP – Petinju Kalbar, Iwan Zoda siap merebut juara dunia kelas terbang International Boxing Federation (IBF). Iwan bertarung dengan petinju asal Hungaria, Szilveszter Kanalas yang merupakan juara dunia World Boxing Federation (WBF).  

Kejuaran bertajuk Air Force Boxing Championship 2016, bakal berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Pangsuma, Pontianak, Sabtu (2/4).
 

Saat ini, Iwan Zoda memegang sabuk juara kelas terbang Asia Pasifik WBO, setelah mengalahkan petinju Thailand, Phupa Por Nobnom selama ronde ketiga di Gedung Pontianak Convention Center (PCC), Kamis, 31 Desember 2015.

Petinju asal Thailand itu, jatuh pingsan begitu menerima tiga pukulan telak dari Iwan Zoda.
  Iwan akan menghadapi Kanalas pada kejuaraan bertajuk Air Force Boxing Championship, yang akan digelar di GOR Pangsuma, 2 April 2016. 

"Pertarungan ini sangat bergengsi, kita adakan untuk memperingat HUT TNI AU ke 70," ujar Marsma Tatang Harlansyah, Danlanud Supadio.
 

Menurut Tatang, Iwan memiliki potensi cukup besar. Selain Zoda, akan ada Serda Agus Gustiawan dari Sasana Tinju Dirgantara yang akan berhadapan dengan petinju dari Thailand, Kongfah Singwanchan.

Partai ini akan memperebutkan sabuk Asia Pasifik versi tinju WBO kelas 57,1 kg.
  Menghadapi pertandingan ini, Zoda dengan yakin menyatakan, dia akan menaklukan lawannya di bawah 10 ronde. Kendati baru kali pertama bertarung dengan petinju asal Eropa ini, ia optimis menang.

Alasannya, persiapan dan latihan sudah dijalankan sejak menang dari petinju Thailand, tiga bulan lalu.
  Zoda menjelaskan, saat berhadapan dengan Kasalas, ia akan melakukan serangan secara bertubi-tubi, hingga sang lawan KO.

Meskipun kalah dari aspek jangkauan. Namun, dirinya akan terus berupaya semaksimal mungkin, guna memperoleh hasil terbaik.   "Menyerang itu yang akan dilakukan, ketika berhadapan dengan lawan saya," ujarnya.  

Latihan Fisik
 
Jelang pertarungan memperebutkan sabuk juara dunia tinju kelas terbang 50,8 kg Youth IBF, Zoda telah menjalani berbagai persiapan sebelum bertanding.   Kemarin, dia memasuki tahapan latihan ringan.

Hanya untuk menjaga kondisi badan saja. “Saya sudah melahap berbagai materi latihan, sejak dua bulan lalu, sehingga saat ini sudah siap tempur,” papar Iwan, saat diwawancara Suara Pemred, Kamis (31/3).
 

Latihan fisik, teknik, dan mental, dilanjutkan sparing partner dengan beberapa petinju asal Sasana Kayong Utara, membuat Iwan yakin bisa memberikan yang terbaik di ring nantinya.
  Walau tidak akan mempengaruhi gelarnya apabila kalah, Iwan tidak ingin main-main. Ia serius mewujudkan impiannya.

Meraih gelar juara dunia, agar jalan menuju petinju dunia semakin lapang.   “Saya fokus menjaga berat badan (BB). Saat ini sudah sangat ideal, yaitu 50,8 kg,” ujarnya.   Selain itu, ia juga terus mempelajari gaya Kanalas melalui Youtube.

Ia melihat kelebihan dan kekurangannya, sehingga bisa menerapkan strategi terbaik nanti untuk melawannya.
  Iwan berharap, dukungan dari seluruh masyarakat Kalbar. Melalui usaha dan doa, ia yakin bisa memukul KO sang lawan, sebelum ronde 10.

Selain persiapan dan kemampuan terbaiknya, bertarung di hadapan pendukung sendiri, tentu sangat berpengaruh.   Kesiapan Iwan naik ring, juga disampaikan sang pelatih, Damianus Yordan. Kakak kandung Juara Tinju Kelas Ringan (61,2 kg) Asia Pasifik WBO ini, menilai anak didiknya sudah cukup matang sebagai petinju profesional.  

Program latihan terpadu, termasuk sparing partner sudah diterapkan, akan membuat Zoda semakin bagus.
  "Biasanya petinju profesional sparing partner bisa mencapai 70 hingga 90 ronde sebulannya. Zoda setiap minggu tiga kali sparing dengan 10 ronde setiap sparing, sebulan bisa mencapai 120 ronde," kata Damianus.  

Menurutnya, Iwan sudah mendapat dukungan yang cukup baik dari berbagai pihak. Dengan dukungan tersebut, diharapkan bisa menambah motivasi dan semangatnya, sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk Kalbar, di pertarungan melawan Kanalas.  

Dukungan untuk Iwan datang dari seniornya, Daud Yordan. Petinju yang sedang mempersiapkan diri untuk pertarungan internasional ini, optimis jika Iwan bisa merah kemenangan melawan Kanalas.  
“Saya optimis Iwan bisa meraih gelar juara dunia. Ia memiliki potensi juara, dan sangat termotivasi,” ujar Daud.  

Untuk itu, Cino, julukan Daud mengingatkan agar Iwan mewaspadai Kanalas. Selain juara dunia, Kanalas memiliki reputasi dan teknik yang baik. Kanalas juga terkenal dengan daya tahan tubuhnya.   “Tetap fokus dan terus konsentrasi. Motivasi tinggi bisa menjadi modal besar, setelah latihan intensif,” ujarnya.  

Dispora Fasilitasi

Pemprov Kalbar mendukung penyelenggaraan Dirgantara Boxing Cup. Kejuaraan internasional ini, akan memanggungkan petinju terbaik Kalbar, Iwan Zoda.   “Dukungan Dispora, sebagai kepanjangan tangan Pemprov, dapat berupa penyiapan fasilitas dan sarana kejuaraan,” kata Syawal Bondorekso.  

Selain penyiapan venue, Dispora juga membantu penyebaran tiket kejuaraan, melalui para pimpinnan SKPD di lingkungan Pemprov Kalbar. Adapun harga tiket untuk kejuaraan internasional ini, kelas VIP Rp 1 juta.

Kursi dekat ring Rp 500 ribu, dan tribun Rp 25.000.
Ketua panitia Air Force Boxing C hampionship 2016, Mayor Kal Yudi Setyawan. Menurutnya, saat ini sang Sniper, julukan Iwan Zoda, terus berlatih intensif di Sasana Dirgantara Boxing Camp, Lanud Supadio.   “Petinju kita sudah berkumpul semua. Mereka berlatih serius dengan menyiapkan berbagai strategi,” kata Mayor Yudi.  

Zoda yang saat ini ada di rangking 16 dunia versi IBF, akan bertanding dengan Szilveszter Kanalas dari sasana Gentlemen Fight Club Budapest, yang merupakan Juara Dunia IBF.   Selain pertarungan Zoda vs Kanalas, panitia menyiapkan delapan partai tambahan. Masing-masing memperebutkan kejuaraan berbeda.  

Partai tambahan, pertama, Muhammad Wahid (Ina) vs Pedrinco Do Reco (TL), Kelas Bantam Junior (Pukul 16.00 WIB). Kedua, Satria Antasena (Ina) vs Rafi Majid (Sin), Kelas Berat Junior (pukul 17.00 WIB). Ketiga, Agus Kustiawan (Ina) vs Llyod Jardelena (Pil), Kelas Bulu Asia Pasifik WBA (pukul 18.00 WIB).  

Partai Eksebisi, pertama, Daud Jordan vs Rommy Wassar, Ekshibisi dan Sarung Tinju (pukul 19.00 WIB). kedua, Ellyas Pikal vs Petrus Jordan dari Bengkayang, Ekshibisi dan Sarung Tinju (Pukul 20.00 WIB). (ova/
mul/lis)