Langganan SP 2

23 Atlet Kalbar Ikut 4 Cabang Olahraga Eksibisi PON XIX Jabar 2016

Sport

Editor sutan Dibaca : 1564

23 Atlet Kalbar Ikut 4 Cabang Olahraga Eksibisi PON XIX Jabar 2016
ILUSTRASI- Pentaque, satu diantara cabang olahraga Eksibisi pada PON XIX Jawa Barat 2016. (pcf.org.nz)
  PONTIANAK, SP- KONI Kalbar, mengirimkan empat Cabor Eksibisi pada PON XIX Jabar 2016. Keempat Cabor tersebut adalah Muay Thai, Pentaque, Yong Mo Do, dan Basket Three on Three. Keempatnya akan diperkuat oleh 23 atlet.  

“Ada empat Cabor. Kita berharap, empat Cabor ini mampu memberikan penampilan yang sempurna. Walau hanya eksibisi, Cabor ini kedepannya, bisa menjadi andalan Kalbar,” ujar Sekum KONI Kalbar, Erwin Anwar.  

Satu di antara Cabor Eksebisi, yaitu Muay Thai Kalbar, mengutus tiga petarung terbaiknya. Mereka adalah Rizki Agustiansyah yang akan turun di kelas 48 Kg, Mahaji Arbain di kelas 80 Kg, dan Pinsensius, di kelas 51 Kg.  

"Mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik, terutama setelah Seleksi Nasional (Seleknas) di Jakarta. Saat itu mereka meraih meraih medali perak dan perunggu. PB Muay Thai sebenarnya memberikan kuota enam atlet," ujar Ketum Pengprov Muayt Thai Kalbra, Markus Koknak.  

Menurut Markus, Muay Thai memang terbilang baru di Kalbar. Terbnetuknya Pengprov, melalui SK yang turunkan pada 2015. Saat ini baru enam Pengcab yang terbentuk dan akan ada satu Pengcab akan menyusul.  

"Pengcab yang ada baru di Sanggau, Pontianak, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu dan Singkawang. Landak rencanyanya akan menyusul. Kesulitan kami saat ini masih pada minimnya pelatih," katanya.  

Satu di antara atlet Muay Thai yang akan bertarung di PON XIX, Riski Agustiansyah, mengaku sangat siap. Ia berlatih dengan tekun, dan terus mengasah kemampuannya. Tampil di PON, merupakan pengalaman pertamanya.
 

"Saya terus berlatih untuk menghadapi kejuaraan nanti, tentu saya ingin memberikan yang terbaik. Targetnya adalah meraih medali, namun yang terpenting adalah menimba pengalaman sebanyaknya, " katanya.  

Riski menyadari, perjuanganya postinya tidak akan mudah. Karena ia akan berhadapan dengan atlet-atlet provinsi lainnya, yang sudah lebih dahulu mengenal olahraga ini.  

"Atlet tentu juga akan melakukan persiapan yang baik, tidak akan mudah menghadapi mereka semua. Kita tetap berjuang keras, agar memberikan kebanggaan daerah, " tukasnya.

Sementara itu,  Ketum Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kalbar, Rovi Pahliwandari mengatakan dalam waktu setahun, ia bersama pengurus memang masih disibukan dengan upaya mengenalkan olahraga baru ini.   “Kita sudah membentuk tim. Para atlet juga sudah siap bertanding di PON. Sebagai olahraga baru, tujuan kita adalah memperkenalkan Cabor ini,” katanya.  

Menurut Rovi, Petanque diperkenalkan melalaui ajang SEA Games 2011, dan baru terbentuk kepengurusan pusat pada 18 Maret 2011.
   Adapun strategi yang dilakukan FOPI adalah dengan merekrut atlet melalui sosialisasi. Semua pengurus dan atlet, bertekad menjadikan Cabor Eksebisi dikenal dan disukai masyarakat.  

Saat ini diakuinya memang masih belum ada pengcab di daerah yang terbentuk. Oleh karena itu ia menargetkan lima pengcab dapat segera dibentuk kepengurusannya.  

"Program kami mendirikan lima Pengcab sudah terbentuk. Target selanjutnya adalah membnetuk di seluruh Kalbar. Adapun Pengcab yang sudah ada di Mempawah, Kota Pontianak, Kubu Raya, Singkawang dan Sambas,” paparnya.  

Untuk menunjang pembinaan dan pengenalan yang lebih baik lagi, ia juga mengaku melakukan pelatihan pelatih dan wasit Kalbar. Nantinya mereka inilah yang diharapkan dapat lebih menyebar luaskan olahraha baru ini di Kalbar.  

"Kami sudah melakukan pelatihan,  3 pelatih dan 2 wasit untuk sertifikat nasional. Rencananya kami juga akan melakukan pelatihan di Perancis akhir tahun ini," kata Rovi.
(mul/sut)