Langganan SP 2

Petinju Daud 'Cino' Yordan Bertarung Lagi Maret 2017

Sport

Editor sutan Dibaca : 658

Petinju Daud 'Cino' Yordan Bertarung Lagi Maret 2017
Daud 'Cino' Yordan (SP/Ist)
PONTIANAK, SP- Petinju terbaik Indonesia Daud 'Cino' Yordan dijadwalkan naik ring kembali. Pemegang dua juara internasional ini, akan menghadapi petinju Thailand, Campee Phayom (19), pada 25 Maret 2017, di OCBC Arena, Singapura. 
Daud,  kelahiran Sukadana, 10 Juni 1987 ini, merupakan juara kelas ringan WBA internasional dan Juara kelas ringan WBO Asia Pasifik dan Afrika, (61,2 kilogram).

Pertarungan melawan petinju asal negeri Gajah Putih tersebut memang tidak memperebutkan gelar, hanya menjadi pertarungan sela.
  Daud memang cukup lama tak naik ring. Tepatnya, setelah bertarung di Uruguay pada Juni 2016, dan berhasil mengamankan gelar juara atas petinju Argentina, Christian Rafael Coria.

"Saya naik ring kembali karena sudah cukup lama tidak ber
tarung. Jadi, kali ini istilahnya kalau di tinju adalah pemanasan," kata Daud, katanya kepada Suara Pemred, Senin (27/2).

Petinju muda calon lawannya, Phayom adalah pemilik gaya bertarung yang sama dengan Daud, yaitu ortodox. Namun, Daud sendiri belum banyak mengenal sang calon lawan. 
Adik kandung pelatih Tinju ternama di Kalbar, Damianus Yordan ini mengaku terus mempersiapkan diri. Walau laga nongelar, dan akan bertarung delapan ronde, Daud terus menjaga perfomanya.  

"Pertarungan kali ini untuk melihat perkembangan saya, sebelum naik ring dalam perebutan gelar. Kecepatan bertambah atau semakin lambat, sehingga saya harus bisa ke level yang lebih tinggi. Jadi tolok ukurnya di pertarungan nanti," ujar Daud.

Untuk menghadapi pertandingan itu, tengah melakukan pemusatan latihan di Bali bersama pelatihnya, Craig Christian. Saat ini tahapan latihan sudah masuk ke dalam sparring partner. Daud memiliki lawan latih tanding dengan petinju Bali, Shalan Coral.  "Pemilihan Shalan ini karena punya karakter yang mirip dengan petinju Thailand kebanyakan, yakni bermain cepat," kata Craig.

Pertarungan ini, lanjut Craig memang sebagai upaya untuk menjalani laga utama, melawan juara tinju dunia kelas ringan WBA, Anthony Crolla.
 

Selain menantang Crolla, Daud juga berpeluang menantang juara dunia kelas ringan WBO, Terry Flanagan.   "Melawan petinju muda Thailand hanya antara saja. Rencana awalnya lawan dari Filipina. Namun, belum bisa terwujud, dan kami mencari alternatifnya,” kata sang promotor, Raja Sapta Oktohari.  

Menurut Okto, pada pertarungan antara ini, Daud tidak melahap 12 ronde seperti yang selama ini dilakukan, namun hanya delapan ronde saja. Hal tersebut terjadi karena petinju yang akrab dipanggil Cino itu lama tidak bertarung.
 

"Tiga bulan setelah Maret, ini pertarungan yang sesungguhnya. Kita terus jajaki Daud untuk menantang Anthony Crolla, juara dunia kelas ringan WBC, Jorge Linares serta berpeluang naik ke kelas super ringan untuk menantang juara dunia WBA, Ricky Burns,” papar pria yang juga menjabat sebagai Ketum PB ISSI. (mul)