Rabu, 29 Januari 2020


Putri Aulia Persembahkan Perunggu SEA Games untuk Kalbar

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 83
Putri Aulia Persembahkan Perunggu SEA Games untuk Kalbar

Putri Aulia, Lifter muda asal Kalbar Persembahkan Perunggu SEA Games untuk Kalbar

MANILA, SP – Lifter putri muda belia asal Kalbar, Putri Aulia Andriani, berhasil mempersembahkan medali perunggu Cabang Olahraga (Cabor) Angkat Besi SEA Games 2019 XXX Manila 2019. Remaja berusia 17 tahun tersebut, mempersembahkan medali perunggu itu, untuk masyarakat Kalbar.

Putri memang harus puas pada posisi tersebut, setelah dikalahkan oleh lifter Vietnam, Hoang Thi Duyen pada posisi pertama dan medali perak diraih oleh lifter tuan rumah, Colonia Margaret. 

Sebelumnya, pada babak pertama Putri berhasil mengalahkan lifter Myanmar dan Malaysia. Namun di kesempatan terakhir pada babak kedua, Putri gagal dikarenakan kaki kanannya yang dahulu pernah cidera. 

Dari seluruh lifter angkat besi, Putri adalah yang termuda. Ia lahir pada tahun 2002 atau baru menginjakkan kaki di usia 17 tahun. Saat ini ia merupakan pelajar dari SMA Santun Untan, Pontianak. 

Dari podium penonton, pelatih Putri, Dirja Wiharja tak henti-henti memberikan semangat. Kata Dirja, Putri telah tampil maksimal. Walaupun mendapatkan medali perunggu, namun Putri sengaja ditampilkan agar memiliki banyak jam terbang dalam kejuaraan. Terlebih lagi, Putri akan dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games 2022 dan Olimpiade 2024.

"Tidak ada masalah sih (dapat perunggu). Inilah guna sea games, atlet-atlet remaja ini kita tampilkan, agar mempunyai jam terbang. Ketika sudah mempuni di event-event, seperti multi event kayak asean games aura mereka sudah dapat. Ini salah satu jam terbang, untuk atlet-atlet remaja, menuju hasil terbaik," kata dia ketika diwawancarai Suara Pemred

Dijelaskan dia, jika tidak dari sekarang menurunkan atlet muda, maka ke depannya akan sulit terbangun mental-mental juara. "Kita mempertahankan tradisi mendalikan sangat berat, maka dari sekarang harus kita persiapkan," ujarnya lagi. 

Anak perempuan dari pasangan Katilah dan Tukiran ini mengaku sebetulnya torehannya ini begitu memuaskan, sebab, kata dia sejak awal yang menjadi target adalah medali perak. 

"Tapi mau bagaimana lagi, mungkin Putri belum beruntung dan masih belum maksimal," ujarnya sambil menahan tangis haru saat diwawancarai. 

Mendali dipersembahkan buat kedua orang tuanya, pelatih, keluarga putri dan Indonesia. Tak hanya itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membimbingnya sampai pada tahap ini. 

"Bang Sayono dan Bang Maryono yang melatih Putri dari awal. Pak Sukandi, Pak Ahmadin, dan Pak Sukandi Didi yang membimbing Putri sampai ikut Pelatnas. Yang terakhir pelatih pelatnas Ibu Sri Indriyani dan Pak Dirja Wiharja. Terima kasih juga buat masyarakat di Indonesia, di Kalbar, semuanya, terima kasih," tutupnya. (sms)