Gaya Hidup post authorAdmin 16 Maret 2020 54

TMMD Regtas ke-107 Kodim 1204/Sanggau Wadah Pengabdian untuk Negeri

Photo of TMMD Regtas ke-107 Kodim 1204/Sanggau Wadah Pengabdian untuk Negeri BANGUN JEMBATAN - Satgas TMMD Regtas ke-107 Kodim 1204/Sgu membangun jembatan di Dusun Jonti, Desa Sei Batu, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (16/3).

Tingkatkan Semangat Gotong-Royong Warga Manunggal Bersama TNI

Semangat Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa Reguler Perbatasan (Satgas TMMD Regtas) ke-107 Komando Distrik Militer (Kodim) 1204/Sanggau, terus membara. Di tengah keprihatinan kondisi berbangsa, akibat serangan virus corona, Satgas TMMD Retgas ke-107 Kodim 1204/Sgu, mulai menjalankan misinya.

Pelaksanaan TMMD Regtas ke-107 Kodim 1204/Sgu Tahun 2020, berlangsung di Dusun Jonti, Desa Sungai Batu, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar. Pengabdian untuk negeri di wilayah perbatasan ini, resmi dimulai, Senin (16/3).

Walau tidak dilakukan upacara pembukaan sebagaimana layaknya, dikarena kondisi dan perkembangan bangsa, dengan mewabahnya virus corona atau Covid-19, namun semangat Satgas membangun wilayah yang tertinggal tersebut, ditunjukkan dengan langsung di lapangan.

“Upacara pembukaan, seyogianya digelar dengan menghadirkan pejabat Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan pasukan sebagai bagian dari Satgas. Persiapan sudah dilakukan, namun kita harus prihatin dengan kondisi saat ini,” kata Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Regtas ke-107 Kodim 1204/Sgu, Letkol Inf Gede Setiawan.

Letkol Inf Gede, yang juga merupakan Dandim 1204/Sanggau ini menerangkan, ditiadakannya pembukaan TMMD mengacu pada Surat Telegram KASAD No ST/871/2020, tanggal 13 Maret 2020 tentang Kewaspadaan terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease 2019  (Covid-19) bagi Prajurit TNI AD dan Surat Telegram Pangdam XII/Tpr  No ST/425/2020 tanggal 14 Maret 2020 tentang Pelaksanaan TMMD tetap dilaksanakan, namun upacara pembukaan TMMD ditiadakan. 

"Walaupun pembukaan ditiadakan, namun kegiatan di lapangan sebagai program TMMD ke-107 teru kita lanjutkan. Dan anggota sudah saya kerahkan ke lapangan. Semuanya berbagi tugasnya masing-masing, agar pelaksanaan kegiatan bisa berjalan lancar," paparnya.

Adapun kegiatan pertama yang dilakukan oleh Satgas TMMD Regtas ke-107 Kodim 1204/Sgu, adalah berupa kegiatan fisik, yaitu pembangunan jembatan di Dusun Jonti, Desa Sungai Batu, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Pembangunan ini dimulai sejak pagi Senin (16/3).

Jembatan Dusun Jonti, adalah salah satu sarana dan prasana terpenting yang menghubungkan ke beberapa dusun dan desa di wilayah tersebut. Pembangnan harus segera dilaksanakan, agar mobilitas warga semakin mudah.

“Pembangunan jembatan, dilakukan secara gotong-royong bersama warga setempat. Semangat gotong-royong ini harus terus dilestarikan. Karena selain membangun kekompakan warga, juga untuk mempererat tali persaudaraan,” ucap penangung jawab pembangunan, Koptu Heronimus.

Koptu Heronimus menjelaskan, jembatan Dusun Jonti akan dibangun dengan panjang 10 meter dan lebar 6 meter. Selain sebagai akses jalan penghubung antar dusun menuju Desa Sei Batu, keberadaan jembatan tersebut juga sangat penting untuk memudahkan dan memperlancar perekonomian desa.

“Kondisi jembatan Dusun Jonti memang sangat memprihatinkan. Selain papan kayu lantai sudah berlubang di sana-sini, bangunan tersebut juga sudah sangat lama dan tidak pernah diperbaiki sama sekali,” tuturnya.

Menurut Kepala Dusun (Kadus) Jonti, Samuel Susilo jembatan tersebut merupakan salah satu penghubung antar dusun dengan dusun lainnya, sehingga perlu dan sangat penting untuk diperbaiki. Ia berharap, dengan diperbaikinya jembatan tersebut, tentunya akses pembangunan serta roda perekonomian menjadi semakin lancar.

“Warga sangat senang dan bangga sekali bisa bekerja sama bergotong-royong bersama TNI dalam membangun dusun. Kami terharu, dusun ini bisa didatangi TNI dan membangun bersama," kata Samuel.

Samuel menambahkan, selain untuk mempercepat pembongkaran jembatan. Semangat gotong royong ini juga untuk memupuk semangat persatuan dan kesatuan masyarakat di Dusun Jonti. Ia menyampaikan, bahwa dengan adanya Program TMMD ke-107 Retgas Kodim 1204/Sgu, masyarakat serasa terbangun.

“Kami seperti dibangunkan dari mimpi buruk, karena minimnya akses transportasi di dusun. Kami selama ini terlena, karena tidak ada penggerak, namun kini, kami siap bahu-membahu dan bekerja sama, gotong-royong dalam rangka menungga TNI-Rakyat di Dusun Jonti,” ujarnya.

Kepala Desa Sungai Batu, Suisanto mengapresiasi kegiatan TMMD di desanya. Secara geografis, Desa Sungai Batu cenderung terpencil, karena jauh pusat kota, apalagi selama inim akses jalan dan jembata tidak dibangun. Tentunya hal tersebut semakin memperulit akses transprotasi orang dan barang.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI melalui kegiatan TMMD yang telah bekerja tanpa lelah untuk memperbaiki jembatan, sehingga dapat memperlancar akses menuju Desa Sungai Batu," papar Suisanto.

Kodim 1204/Sgu, adalah satu dari tiga Kodim pelaksana TMMD periode ke-107 di wilayah Kodam XII/Tanjungpura. Dua Kodim lainnya adalah Kodim 1207/BS Pontianak, yagn dilaksanakan di Desa Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Sedangkan Kodim 1011/Kuala Kapuas, di Desa Baguntan, Terusan Karya dan Terusan Raya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

“Mengangkat tema “TMMD Pengabdian untuk Negeri”, kegiatan ini diselenggarakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian/LPNK/Mitra TNI serta komponen masyarakat, sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan wilayah,” kata Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe.

Sebagai program terpadu lintas sektoral, lanjut Kapendam, kekuatan utama TMMD terletak pada sinergi antar lembaga dan koordinasi yang erat antar unsur pelaksana di semua tataran. Sebelumnya telah dilaksanakan Rakornis, sebagai suatu momen yang tepat untuk menjalin komunikasi dan membangun komitmen guna menyatukan ide, pikiran dan upaya  demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menjadi sasaran program TMMD.

Kapendam XII/Tpr menyebutkan, empat sasaran prioritas itu, yakni: pertama, daerah miskin, tertinggal, terisolasi, dan terpencil; kedua, daerah kumuh perkotaan; ketiga, daerah perbatasan dan pulau terluar; keempat, daerah yang terkena bencana.

“Program TMMD memupuk semangat gotong-royong untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa dengan melibatkan TNI AL, TNI AU, Polri, dan ormas serta seluruh komponen masyarakat yang ada di daerah setempat,” pungkasnya. (aep mulyanto)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda