Mempawah post authorel 24 Maret 2020 160

Kapolres Patroli ke Kafe dan Warkop

Photo of Kapolres Patroli ke Kafe dan Warkop PATROLI - Tim gabungan yang , terdiri Polres Mempawah, Kodim 1201/Mpw, Satpol PP Mempawah, dan BPBD Mempawah, melakukan patroli di beberapa kawasan yang digunakan warga sebagai tempat berkumpul, Minggu (22/3) malam. IST

MEMPAWAH, SP- Sejumlah tim gabungan melakukan patroli di beberapa kawasan yang digunakan warga sebagai tempat berkumpul, Minggu (22/3) malam.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap penyebaran virus corona (covid-19) di Kabupaten Mempawah.

Tim gabungan yang melakukan patroli, terdiri Polres Mempawah, Kodim 1201/Mpw, Satpol PP Mempawah, dan BPBD Mempawah.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga dan Dandim 1201/Mempawah, Letkol Inf Mahmuddin, yang memberikan imbauan  di sejumlah kawasan, baik di Mempawah kota maupun di kawasan Sungai Pinyuh, dengan sasaran cafe, warung kopi, dan lain-lain.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga mengatakan, patroli yang dilakukan bersama tim gabungan ini merupakan bentuk pencegahan.

"Jadi yang kita lakukan ini, untuk menyadarkan masyarakat agar bersatu padu dalam penanggulangan dan penanganan virus corona, satu di antaranya meminta masyarakat untuk lebih banyak untuk di rumah," tuturnya.

Kapolres mengatakan, tak mudah untuk meminta masyarakat banyak berdiam di rumah. Karena, nongkrong sudah menjadi kebiasaan. Ada berbagai alasan yang diutarakan, seperti mencari nafkah dan untuk hidup.

"Yang belum disadari masyarakat saat ini, bukan tidak mungkin akibat perlakukan mereka, masalah akan semakin besar. Contoh, seperti Negara Italia, di mana masyarakatnya yang bandel, cuek, apatis, sehingga angka kematian karena virus sangat besar dibandingkan negara yang pertama terkena virus covid-19," ungkapnya. 

Menurut Tulus, pemerintah bukan meminta untuk menutup warkop maupun kafe. Namun yang diinginkan pemerintah, agar setiap masyarakat yang berbelanja langsung pulang dan kafe tersebut tidak digunakan sebagai tempat berkumpul.

"Pemerintah hanya minta dua minggu saja agar tidak berkumpul. Semoga dengan patroli ini, masyarakat bisa tergugah," tutupnya. (ben/lha)

Semprotkan Disinfektan

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah lakukan penyemprotan disinfektan di lima titik di Mempawah kota.  

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  Kabupaten Mempawah, Jamiril mengatakan, lima titik yang dilakukan penyemprotan, terdiri dari 3 rumah ibadah dan dua area perkantoran.

" Masjid Al falah, Masjid Al wasilah, Masjid syuhada, Kantor Pengadilan Negeri Mempawah, Kantor Kejaksaan Negeri Mempawah," sebutnya.

Menurutnya, dilakukannya penyemprotan disinfektan ini untuk melemahkan virus, maupun virus corona jika ada. Meski diakuinya, penyemprotan ini bukan untuk membunuh virus tersebut.
"Jadi, penyemprotan ini sebagai antisipasi dini penyebaran virus corona (covid-19)," tuturnya.

Jamiril mengungkapkan, penyemprotan rencananya akan dilakukan secara berkelanjutan di tempat umum lainnya. Namun, jika masyarakat ingin melakukan penyemprotan sendiri bisa, menggunakan berbahan bayclin. (ben/lha)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda