Ponticity post authorAdmin 23 Maret 2020 91

Cegah Penyebaran Virus CoronaPemkot Pasang Wastafel Portabel di Pasar Tradisional

Photo of Cegah Penyebaran Virus CoronaPemkot Pasang Wastafel Portabel di Pasar Tradisional Pemkot Pasang Wastafel Portabel di Pasar Tradisional

PONTIANAK, SP - Pemerintah Kota Pontianak memasang sebanyak 15 wastafel portabel di sejumlah pasar tradisional dalam upaya menanggulangi penyebaran virus Cornona (Covid-19).

"Pemasangan wastafel ini bekerja sama dengan PDAM Kota Pontianak dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak  Haryadi S Triwibowo di Pontianak, Senin (23/3).

Ia menjelaskan, wastafel yang dipasang tersebar di sejumlah pasar tradisional yang diperuntukkan bagi masyarakat untuk mencuci tangan baik sebelum maupun setelah berbelanja.

"Masing-masing pasar tradisional kami pasang satu wastafel, hanya di Pasar Flamboyan yang dipasang empat unit, karena di sana jumlah pedagang dan pengunjungnya lebih banyak dibanding pasar tradisional lainnya," ungkap Haryadi.

Dia menambahkan, selain pemasangan wastafel di pasar tradisional, pihaknya juga akan melakukan pemasangan tangki dan wastafel portabel di sejumlah pasar tumpah dan fasilitas publik lainnya yang ada di Kota Pontianak.

Menurut Haryadi, pemasangan wastafel portabel tersebut sebagai upaya untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan berbelanja di pasar-pasar tradisional maupun para pedagang di tengah wabah  Covid-19.

Haryadi mengimbau para pengunjung pasar dan pedagang disiplin dalam menjaga kebersihan, serta menggunakan masker dan sarung tangan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Mari mulai sekarang, sebelum masuk dan setelah berbelanja di pasar tradisional agar mencuci tangan sehingga terhindar dari Covid-19," ujarnya.

Haryadi sebelumnya juga membantah pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Pontianak tutup karena terdampak virus Corona.

"Informasi yang beredar bahwa sejumlah pasar tradisional yang ada di Pontianak tutup itu tidak benar atau hoaks," kata Haryadi.

Dia mengimbau kepada masyarakat Kota Pontianak agar tidak panik, karena informasi tersebut adalah bohong alias hoaks.

"Masyarakat tetap bisa berbelanja di pasar-pasar tradisional dalam memenuhi berbagai kebutuhan pokok dan diharapkan tidak panik,  tidak membeli kebutuhan pokok dengan jumlah yang berlebihan, karena kebutuhan bahan pokok hingga saat ini cukup," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, untuk mencegah penularan Covid-19 yang telah masuk ke wilayah Kalbar, pihaknya memasang portable wastafel di tempat-tempat umum atau ruang publik. 

"Pemerintah Provinsi, melalui Dinas Kesehatan Kalbar memasang wastafel portable di tempat-tempat umum, guna memudahkan masyarakat untuk mencuci tangan, dan mencegah penyebaran Covid-19," terang Harisson, Senin (23/3). 

Untuk tahap pertama, pemasangan portable wastafel tersebut telah terpasang sebanyak 10 unit di beberapa kawasan pasar tradisional di Kota Pontianak. 

"Saat ini telah terpasang sebanyak 10 unit portable wastafel di antaranya di Pasar Flamboyan 4 unit, di Pasar Tengah 2 unit, di Pasar Kapuas Indah 1, di Pasar Belimbing 1, di Pasar Kemuning 1, dan di Pasar Dahlia 1 unit," paparnya. 

Sementara itu, pihaknya juga bekerja sama dengan PDAM Kota Pontianak untuk menyuplai air yang harus tersedia di portable wastafel tersebut.

"Untuk air kita bekerjasama dengan PDAM," ungkap Harisson. 

Ia berharap agar portable wastafel yang telah disediakan di tempat umum tersebut dapat memudahkan masyarakat untuk mencuci tangan dan melalukan pola hidup sehat untuk menekan penyebaran Covid-19.

Direktur Utama PDAM Khatulistiwa Kota Pontianak, Lajito, mengatakan, untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, perusahaan juga turut berkontribusi dengan memasang tempat cuci tangan di beberapa tempat di Kota Pontianak. Langkah tersebut dilakukan supaya masyarakat membiasakan hidup bersih dan mencegah terjadinya penyebaran virus Corona.

"Ada beberapa tempat kita pasang tempat cuci tangan (wastafel) di wilayah kota Pontianak. Di antaranya kita pasang di Pasar Flamboyan, Pasar Puring, Tugu Digulis Pontianak, dan Pasar Teratai," kata Lajito.

Lajito menambahkan, pemasangan tempat cuci tangan merupakan arahan Wali Kota Pontianak supaya masyarakat membudidayakan hidup bersih dan sehat. Upaya itu juga untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Rusdi Edi Kamtono, mengatakan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, Pemkot Pontianak telah berkoordinasi dengan perangkat daerah TNI-Polri dan organisasi untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran virus Corona.

Sebelumnya, Pemkot Pontianak juga sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penanganan Covid-19 berdasarkan Keputusan Nomor 478/Dinkes/2020 tentang penetapan KLB Covid-19 di Kota Pontianak. Penetapan status KLB juga dalam menindaklanjuti Keputusan Gubernur Kalbar yang menyatakan Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai KLB di Kalbar.

Disemprot Disinfektan

Beragam upaya dilakukan Pemkot Pontianak untuk mencegah penyebaran Covid-19. Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum, rumah ibadah, dan tempat-tempat keramaian.

Upaya pencegahan penyebaran virus Corona juga diikuti oleh sejumlah relawan dan lintas instansi lainnya. Tim gabungan ini juga melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Flamboyan untuk mencegah Covid-19.

"Penyemprotan disinfektan itu kami lakukan untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir untuk berbelanja berbagai kebutuhan bahan pokok di Pasar Flamboyan," kata Haryadi.

Tak hanya di Pasar Flamboyan, petugas dari berbagai instansi dan relawan juga melakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum dan sejumlah ruas jalan di Kota Pontianak, Minggu (22/3).

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, seluruh petugas yang terlibat dalam penyemprotan itu menyebar ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan.

"Kita sama-sama menjaga  Kota Pontianak dari penyebaran virus Corona dan tidak menganggap remeh pandemi ini, sebab Covid-19 sudah ada di mana-mana," ujar Edi Rusdi Kamtono saat memberikan arahan kepada seluruh petugas di depan Kantor Wali Kota Pontianak. (ant/din/ien)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda