Ponticity post authorAdmin 23 Maret 2020 53

Maria Goreti : Hargai Semua Peran Demi Kesejahteraan Bersama, Senator Kalbar Beri Pendidikan Politik

Photo of Maria Goreti : Hargai Semua Peran Demi Kesejahteraan Bersama, Senator Kalbar Beri Pendidikan Politik PEMBICARA - Senator asal Kalbar, Maria Goreti, menjadi pembicara di Kursus Gabungan Novis. Maria berbicara sebagai awam Katolik yang terlibat dalam politik.

PONTIANAK, SP - Komunitas Religius Pontianak, sejak 8 Maret 2020, mengadakan Kursus Gabungan Novis. Kursus ini berlangsung di Wisma Immaculata, yang terletak di Jalan Ar Hakim No 104, Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak.

Kursus Gabungan Novis ini mengundang Senator Senior, Anggota DPD/MPR RI Dapil Kalbar, Maria Goreti. Pengalaman Maria selama 16 Tahun berkarier di Gedung Nusantara Rakyat, menjadi modal untuk berbicara sebagai awam Katolik yang terlibat dalam politik.

Menurut Suster Gabriela, OSA, sebagai ketua Kursus Gabungan Novis, Novis adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan awal atau formasi awal dalam sebuah lembaga hidup religius Katolik. Mereka terdiri atas komunitas religius untuk biarawati maupun biarawan.

“Selama setahun, para novis hidup dalam komunitas yang sangat intens. Mereka hidup dalam semangat hidup doa dan kontemplasi, semangat hidup komunitas, semangat sharing untuk saling menguatkan satu sama lain, lebih-lebih saat membuat penegasan akan pilihan hidup yang mereka jalani,” tutur Suster Gabriela, OSA.

Kursus Gabungan Novis ini, diikuti oleh sekitar 32 Novis, yang mengikuti kursus selama dua minggu terakhir. Suster Gabriela, OSA, kegiatan tersebut bertujuan  agar para “formandi”, sebutan untuk orang  yang sedang dibentuk, memiliki semangat melayani sesuai dengan semangat dasar Tuhan ke dunia yang datang untuk melayani.

“Mereka juga diajarkan bagaimana menjadi pribadi yang “terlibat” dalam persoalan-persoalan manusia, persoalan-persoalan sosial kemasyarakatan,” tuturnya.

Para orang muda ini, lanjut Suster Gabriela, OSA, sedang mengalami pembentukan diri, agar pada waktunya mereka dapat hidup sesuai dengan nilai-nilai atau keutamaan-keutamaan  yang menjadi 'tanda' atau sakramen kehadiran Tuhan di dunia.

“Dengan pendidikan yang memadai, hendaklah mereka juga memiliki kecakapan hidup yang memadai untuk tugas perutusan di mana mereka kelak akan diutus,” ujar Suster Gaby, panggilan untuk Suster Gabriela, OSA.

Kursus tahun ini terasa berbeda karena panitia kursus mengundang Senator Maria Goreti untuk berbicara sebagai awam Katolik yang terlibat dalam politik, Sabtu kemarin.

Dalam sesi peran awam dalam politik nasional, Maria Goreti mengatakan kepada para Novis bahwa pilihan untuk berkarya di bidang politik juga merupakan panggilan.

“Panggilan untuk terlibat secara nyata untuk memengaruhi produk-produk legislasi yang pada gilirannya akan berdampak baik atau tidaknya terhadap masyarakat,” kata Maria.

Oleh karena itu, papar Maria, partisipasinya adalah partisipasi pesan profetis atas keprihatinan bagaimana memajukan kesejahteraan bersama sebagai bangsa. Maria menyatakan, semua orang dipanggil dengan peran berbeda, sehingga harus selalu menghargai peran-peran tersebut.

“Kita, anda dan saya dipanggil dengan cara dan peran masing-masing untuk  terus terlibat pada masalah-masalah sosial kemasyarakatan. Persoalan kemiskinan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, adalah bagian tak terpisahkan dari pesan profetis itu,” kata senator yang sudah 16 tahun mewakili Kalbar ini.

Kepada para Novis, Maria Goreti juga mengajak mereka untuk terus mengasah sikap berbela rasa terhadap mereka yang kurang mampu, terpinggirkan, kaum papa, agar mereka mendapat kesempatan dan akses pendidikan yang memadai.

“Dengan demikian, kita bersama-sama pemerintah dapat bekerja sama memajukan pembangunan manusia, Kalbar khususnya dan Indonesia pada umumnya,” pungkas Maria. (mul/*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda