Ponticity post authorel 24 Maret 2020 63

DPD PAN Pontianak Semprot Disinfektan ke Pemukiman

Photo of DPD PAN Pontianak Semprot Disinfektan ke Pemukiman SEMPROT - DPD PAN Kota Pontianak melakukan penyemprotan disinfektan Jalan Gusti Hamzah, Gang Nur Salim, Pontianak Kota, pada Senin (23/3). SUARA PEMRED/DINO

Merebaknya pandemi Covid-19 di Kota Pontianak menggerakkan berbagai pihak untuk melakukan berbagai upaya pencegahan. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan.

Hal itu pula yang dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Pontianak. Penyemprotan disinfektan dilakukan ke kawasan pemukiman sejak tiga hari terakhir.

Ketua DPD PAN Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar mengatakan aktivitas penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19. Penyemprotan dilakukan ke kawasan pemukiman sudah dilakukan sejak tiga hari terakhir.

“Terus berlanjut, di kawasan pemukiman, tempat ibadah dan sekolah-sekolah,” kata Ketua DPD PAN Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar usai penyemprotan disinfektan Jalan Gusti Hamzah, Gang Nur Salim, Pontianak Kota, Senin (23/3).

Menurutnya, lokasi penyemprotan yang dilakukan pihaknya ini merupakan kawasan-kawasan yang belum tersentuh aktivitas serupa. Namun demikian, diakuinya tak semua warga menerima rumahnya disemprot disinfektan.

“Ada yang tidak mau dan tidak masalah. Kami hanya menawarkan diri saja,” ujar anggota DPRD Kota Pontianak ini.

Zulfidar mendorong pemerintah untuk menginstruksikan jajaran hingga tingkat bawah untuk melakukan penyemprotan. Dari tingkat kelurahan dan kemudian melibatkan RT dan RW setempat.

Selain itu dilanjutkannya bisa juga berkolobarasi dengan kelompok lain. Misalnya partai politik untuk melakukan penyemprotan pada kawasan-kawasan yang belum terjangkau. Sehingga bisa mengurangi beban yang ada.

"Pemerintah bisa memfasilitas peralatan yang dibutuhkan. Sedangkan untuk penyemprotannya bisa dilakukan kelompok atau organisasi masyarakat," katanya.

Zulfidar juga mendorong pemerintah melakukan pemetaan lebih lanjut terkait penyemprotan disinfektan. Ini dilakukan agar bisa mengetahui kawasan mana saja yang belum dan yang sudah dilakukan penyemprotan.

“Justru masih kurang sehingga perlu dilakukan untuk maping,” pungkasnya. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda