Bengkayang post authorelgiants 24 Maret 2020 864

Harga Sawit dan Karet Turun Karena Virus Corona

Photo of Harga Sawit dan Karet Turun Karena Virus Corona TUANG KARET – Seorang petani menuangkan karet seusai panen. Akibat merebaknya virus corona, harga jual karet dan sawit dari petani di Kabupaten Bengkayang mulai mengalami penurunan. Kondisi ini mulai terjadi sejak sepekan lalu. tirto

BENGKAYANG, SP – Harga jual sawit dan karet dari petani Bengkayang anjlok sejak merebaknya kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia. Anjoknya harga jual telah terjadi sejak sepekan terakhir.

Sebelumnya harga per kilogram karet dihargai Rp8.000, namun sekarang harga jual turun menjadi Rp7.500 per kilogram.

Edison salah seorang pengepul karet mengatakan, penurunan harga jual karet berlaku untuk semua jenis karet. “Sementara harga sawit yang sebelumnya Rp1.800 per kilogram sekarang turun menjadi Rp1.400,” katanya, Senin (23/3).

Meski penurunan harga belum terlalu tajam, namun menurut dia, jika kondisi sekarang tidak ada perubahan akan sangat berimbas untuk sektor pertanian di Bengkayang.

"Harga mulai turun karena kurangnya permintaan dari luar negeri, sementara penyerapan hasil komoditas kita sangat berharap dari pesanan luar negeri," ucapnya.

Sementara itu, Gustian petani sawit di Bengkayang menyubutkan sudah banyak rekan seprofesinya yang mengeluhkan penurunan harga jual sawit. Dijelaskannya untuk harga jual buah sawit per kilogram untuk kualitas baik dihargai Rp1.430 per kilogram.   

“Untuk grade S saja sudah harga segitu berarti grade B grade A lebih rendah dari itu," ucapnya.

Kondisi ini menurut Gustian semakin diperparah dengan meningkatnya harga jual bahan pokok semenjak merebaknya kasus virus corona di Indonesia.

“Petani sudah dipusingkan dengan turunnya harga sawit ditambah lagi kenaikan harga bahan pokok,” sesalnya.

Gustian berharap pemerintah dapat memperhatikan nasib petani di tengah kondisi perekonomian sekarang ini.

"Masyarakat berharap masih bisa menikmati hasil kebun dalam kondisi seperti saat ini, apalagi harga barang juga ikut naik," ucapnya. (nar/jee)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda