Mempawah post authorel 01 April 2020 153

Erlina: Petugas Medis Merupakan Garda Terdepan

Photo of Erlina: Petugas Medis Merupakan Garda Terdepan PENYEMPROTAN - Tim Gabungan Kabupaten Mempawah menggelar apel penyemprotan disinfektan secara serentak untuk daerah Kabupaten Mempawah, di Terminal Mempawah, Selasa (31/3). IST

MEMPAWAH, SP - Tim Gabungan Kabupaten Mempawah menggelar apel penyemprotan disinfektan secara serentak untuk daerah Kabupaten Mempawah, di Terminal Mempawah, Selasa (31/3).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran covid-19 ini, dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Apel dipimpin oleh Bupati Kabupaten Mempawah, Erlina, yang diikuti seluruh unsur terkait, baik dari TNI, Polres Mempawah, Pemerintah Daerah, PMI, KNPI, dan para relawan yang ada di Kabupaten Mempawah.

Bupati Kabupaten Mempawah, Erlina mengatakan, kegiatan  penyemprotan disinfektan dilakukan secara serentak se-Kabupaten Mempawah.

"Atas nama masyarakat Kabupaten Mempawah, sangat berterima kasih kepada bapak dan ibu sekalian yang turut  melaksanakan satu di antara tugas kemanusiaan. Karena, ini upaya kita bersama untuk mencegah penyebaran covid-19, yang bisa saja menjangkit masyarakat dan keluarga kita di Kabupaten Mempawah," tuturnya.

Erlina menjelaskan, gerakan ini dilakukan secara sinergis dengan unsur yang ada di Kabupaten Mempawah dengan mengerahkan sumber daya pendukung yang ada di Mempawah. Hal itu untuk mengantisipasi perkembangan penyebaran covid-19, yang terbilang sudah sangat mengkhawatirkan.

"Dari data yang disampaikan Jubir Negara untuk Covid-19, sudah terdapat kasus positif 1.414 orang, meninggal 122 orang, sembuh sebanyak 75 orang, dengan tingkat kematian sebesar 8,63 persen. Sedangkan untuk Kabupaten Mempawah sendiri, masih berada di zona hijau. Kita sampai saat ini belum ada kasus positif, namun baru ada satu PDP dan sedang menunggu hasil hingga saat ini," terangnya.

Erlina mengatakan, dalam menekan penyebaran di Kabupaten Mempawah, Bupati Mempawah telah mengeluarkan SK Bupati tentang Status Siaga Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Covid-19 yang mulai berlaku tanggal 17 Maret hingga 24 Juni 2020. 

"Makanya, kita harus selalu waspada dan tidak boleh lengah dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 dengan  cara memutus mata rantai virus ini," katanya.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang telah ditempuh oleh beberapa negara dalam menekan angka kematian akibat covid-19, yang bisa diaplikasikan dan diterapkan di negara dan daerah,  yaitu dengan cara menjaga jarak (physical distancing), tidak berkelompok (social distancing), tidak keluar rumah, dan cuci tangan pakai sabun. 

"Makanya, kita terus gencar melakukan sosialisasi terkait itu. Karena, beberapa langkah tersebut harus tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah yaitu RT,” tuturnya.

Erlina mengatakan, kebijakan yang dilakukan bersama sejumlah pejabat, memang beresiko tinggi, yang  turun langsung ke masyarakat untuk memberikan penjelaskan dan menyosialisasikan upaya pencegahan penyebaran covid-19.

"Karena tujuannya agar masyarakat jelas, bisa mematuhinya dan disiplin dalam mengikuti arahan pemerintah. Dan kami juga berterima kasih kepada seluruh petugas medis, baik di Rumah Sakit Rubini maupun yang berada di seluruh Puskesmas di Kecamatan. Para petugas medis saat ini merupakan garda terdepan yang menjadi pahlawan sesungguhnya dalam menghadapi wabah covid-19 ini," pungkasnya. (ben/lha)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda