Ponticity post authorel 02 April 2020 582

Jumlah ODP Covid-19 di Kalbar Capai 4.835 Orang

Photo of Jumlah ODP Covid-19 di Kalbar Capai 4.835 Orang Ilustrasi ruang isolasi untuk pasien virus Corna.

PONTIANAK, SP - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji meminta kepada kabupaten dan kota untuk bisa menyiapkan rumah singgah atau rumah isolasi untuk pasien yang sudah dinilai sehat secara medis, namun belum menerima hasil pemeriksaan laboratorium pasca perawatan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di ruang isolasi rumah sakit.

"Saya minta agar pemda bisa menyiapkan rumah singgah atau rumah isolasi untuk PDP yang sedang dalam masa penyembuhan, agar mereka bisa mengisolasi diri sementara, sebelum benar-benar dinyatakan sembuh dan membaur kembali kepada masyarakat," kata Sutarmidji di Pontianak, Rabu (1/4).

Hal itu disampaikannya sehubungan dengan meningkatnya kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat serta untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penanganan Covid-19.

"Untuk itu, saya kembali mengeluarkan surat edaran kepada seluruh bupati/wali kota se-Kalimantan Barat untuk dapat melakukan langkah langkah mengalokasikan sumber pembiayaan untuk penanganan Covid-19 di daerah masing masing baik dari dana APBD maupun sumber dana lainnya," tuturnya.

Pemda juga diminta untuk menyiapkan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten/Kota. Rumah Sakit atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan lain untuk mengantisipasi lonjakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terutama penyediaan ruang isolasi yang memadai, sumber daya manusia, sarana prasarana dan alat kesehatan.

"Pemda juga harus menyiapkan bilik disinfektan dan tempat cuci tangan yang siap pakai di tempat-tempat umum dan saya meminta kepada Saudara Bupati dan Wali Kota untuk tidak meninggalkan tempat tugas masing-masing," katanya.

Dalam surat imbauan tersebut, pemda juga diminta melaporkan kepada dirinya bila terjadi hal hal yang dapat mengganggu upaya upaya dalam meningkatkan kewaspadaan dan penanganan Covid-19 di kabupaten/kota.

Seperti diketahui, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalbar, tercatat ada 4.835 orang yang masuk daftar ODP hingga Rabu (1/4) sore.

"Dari daftar 4.835 ODP tersebut, 4.311 orang diantaranya masih dalam pemantauan dan baru 524 orang yang selesai masa pemantauannya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr. Harisson di Pontianak, Rabu (1/4).

Adapun rincian ODP berdasarkan tempat tinggal antara lain di Kota Pontianak: 207 orang dan yang selesai pemantauan: 128 orang, Kota Singkawang : 203 orang dan selesai Pemantauan: 24 orang,  Kubu Raya: 50 orang dan selesai pemantauan: 0 orang, Mempawah: 96 orang dan selesai pemantauan: 41 orang.

Kemudian, Sambas: 820 orang dan selesai pemantauan: 35 orang, Landak: 1480 orang dan selesai pemantauan: 122 orang, Bengkayang: 109 orang dan selesai pemantauan: 10 orang, Sanggau: 953 orang dan selesai pemantauan: 20 orang, Sekadau: 96 orang dan selesai pemantauan: 32 orang.

Di Melawi: 144 orang dan selesai pemantauan: 49 orang, Sintang: 398 orang dan selesai pemantauan: 56 orang, Kapuas Hulu: 151 orang dan selesai pemantauan: 6 Orang, Ketapang: 91 orang dan selesai pemantauan: 0 orang serta yang meninggal: 1 orang, yang terakhir Kayong Utara: 67 orang dan selesai pemantauan: 1 orang.

"Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kalbar sampai hari ini sebanyak 24 orang dimana yang dirawat di rumah sakit ada 20 orang dan yang dirawat dengan isolasi ketat di rumah sebanyak 4 orang," tuturnya.

Ada pun rincian sebaran rumah sakit tempat merawat PDP antara lain, RSUD dr. Soedarso: 9 orang  (Menunggu Hasil Laboratorium), RS Untan: 2 orang  (Menunggu Hasil Laboratorium), RSUD Sambas: 2 orang  (Menunggu Hasil Laboratorium), RSUD Agoes Djam: 2 orang (Menunggu Hasil Laboratorium), RSUD Rubini: 2 orang  (Menunggu Hasil Laboratorium), RS MT H Djaman: 1 orang  (Menunggu Hasil Laboratorium), RSUD Abdul Aziz: 1 orang  (Menunggu Hasil Laboratorium), dan RS ST Antonius: 1 orang  (Menunggu Hasil Laboratorium)

"Sedangkan untuk sebaran PDP yang diisolasi ketat di Pontianak: 3 orang dan di Kubu Raya: 1 orang. Sedangkan untuk eks pasien PDP yang hasil pemeriksaan laboratoriumnya di nyatakan negatif sebanyak 26 orang dan PDP yang meninggal ada tiga orang dimana dua diantaranya dinyatakan negatif," katanya.

Sementara itu untuk jumlah kasus masyarakat yang dikonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9 orang, dimana pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit 3 orang, (RSUD Abdul Aziz di Singkawang 2 orang dan RSUD Ade M. Djoen di Sintang 1 orang), pasien terkonfirmasi Covid-19 yang diisolasi secara ketat 2 orang, pasien terkonfirmasi Covid-19 sembuh 2 orang dan pasien terkonfirmasi Covid-19 meninggal 2 orang. (ant)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda