Ponticity post authorKiwi 31 Maret 2020 860

Pekerja Informal Dapat Keringanan Kredit, Kebijakan Stimulus OJK di Tengah Dampak Covid-19

Photo of Pekerja Informal Dapat Keringanan Kredit, Kebijakan Stimulus OJK di Tengah Dampak Covid-19

PONTIANAK, SP - Presiden Jokowi, telah memastikan program penangguhan cicilan kredit dan penurunan bunga kepada debitur di bawah nilai Rp10 miliar segera tersedia dan diberlakukan. Kebijakan ini guna meringankan beban masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19).

Menurut Jokowi, kebijakan itu akan berlaku mulai April 2020 dan harus melalui ketentuan yang berlaku. Jokowi menjelaskan, perihal keringanan pembayaran kredit bagi para pekerja informal, baik itu ojek online, sopir taksi, pelaku UMKM, nelayan, bisa segera diterapkan.

“OJK telah menerbitkan aturan mengenai hal tersebut dan mulai berlaku April ini. Bulan April ini," kata Jokowi, dalam konferensi pers melalui telekonferensi, Selasa (31/3).

Jokowi mempersilakan debitur untuk berhubungan dengan lembaga perbankan atau nonperbankan untuk membicarakan penundaan kredit itu. Namun, Jokowi mengingatkan masyarakat untuk tidak keluar rumah.

"Telah ditetapkan tidak perlu datang ke bank atau perusahaan leasing, cukup melalui email atau media komunikasi digital seperti WA," jelas Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memastikan pemerintah ingin menjaga dunia usaha terutama UMKM. Ia menginginkan mereka terus beroperasi dan menjaga penyerapan tenaga kerja.  

Menanggapi arahan Presiden tersebut, Kepala OJK Provinsi Kalbar, Moch Riezky F Purnomo mengatakan, OJK telah dan akan mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus ekonomi di sektor perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non bank termasuk didalamnya asuransi, perusahaan pembiayaan, pergadaian, dana pensiun, dan lain-lain.

"Skema dimaksud diantaranya melalui penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, penambahan fasilitas kredit, dan/atau, konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara," ucap Kepala OJK Provinsi Kalimantan Barat, Moch Riezky F Purnomo.

Halaman Selanjutnya

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda