Sanggau post authorKiwi 01 April 2020 435

Anggaran Penanganan Covid-19 di Sanggau Capai Rp31,2 Miliar

Photo of Anggaran Penanganan Covid-19 di Sanggau Capai Rp31,2 Miliar RAPAT - Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sanggau dan TAPD membahas anggaran percepatan penanganan Covid-19 di Lantai 2 Gedung DPRD setempat, Rabu (1/4).

SANGGAU, SP - Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama DPRD setempat sepakat besaran anggaran untuk percepatan penanganan virus corona atau Covid-19 di Bumi Daranante, julukan Kabupaten Sanggau sebesar Rp31,2 miliar.

Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Jumadi mengatakan, kesepakatan besaran anggaran tersebut diperoleh setelah pihaknya menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sanggau.

“Tadi Badan Anggaran DPRD dan TAPD melakukan pembahasan-pembahasan mata anggaran yang diperuntukkan sebagai dana cadangan percepatan penanganan Covid-19. Kita sepakat, setelah melalui penyisiran anggaran dapatlah angka Rp31,2 miliar,” kata Jumadi kepada wartawan usai rapat, Rabu (1/4).

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, ada sejumlah pos anggaran diseluruh OPD yang dipangkas. Diantaranya perjalanan dinas, bimtek, rapat-rapat, sosialisasi yang melibatkan banyak orang maupun DAK fisik sesuai perintah Menteri Keuangan.

“Saya sudah komunikasi dengan Sekwan, bahwa kita di DPRD menyiapkan sekitar Rp1,2 miliar yang diperoleh dari perjalanan dinas maupun bimtek anggota DPRD dari akhir Maret hingga Juli 2020. Jadi bukan satu anggota Dewan ya, tapi semua anggota Dewan,” ujar Jumadi.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sanggau Kukuh Triyatmaka menyampaikan, pembahasan bersama DPRD ini merupakan proses tindaklanjut anggaran dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sanggau.

“Pemkab Sangga waktu itu melapor ke pemerintah pusat kan awalnya sekitar Rp5,8 miliar. Dalam seminggu ini, kami telah mengevaluasi lagi dan kami bisa melakukan penyempurnaan. Yang kita sisir baik perjalanan dinas, bimtek, rapat maupun sosialiaasi sehingga didapatlah besaran Rp31,2 miliar,” terangnya.

Mekanisme penyempurnaan ini, lanjut Kukuh, akan finalkan hari ini untuk menjadi peraturan bupati supaya gugus tugas bisa bekerja. “Sampai hari ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 masih menggunakan anggaran tak terduga Rp1 miliar yang sudah dieksekusi minggu lalu,” pungkasnya. (jul)

loading...

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda