SINGKAWANG, SP - Seorang anak muda duduk sendiri. Ia
mencermati Singkawang Expo 2019, sembari menyapu kuas di atas kertas.
Dia menggunakan kopi untuk menciptakan sketsa kemeriahan
itu, Minggu malam (25/8) di Tribun Stadion Kridasana, Singkawang.
Namanya Romel Deni Andy Satria, seorang perupa muda yang
aktif menggiatkan lukisan kopi di Singkawang.
Sebelumnya, dia juga pernah membuat workshop lukisan kopi
dalam program “Kopi Semua Bangsa” bersama Perkumpulan MySingkawang di Canopy
Center Singkawang (Pusat Niaga NHP) pada Juli lalu.
Kali ini dia tertantang untuk membuat sketsa Singkawang
Expo 2019 dari kopi.
“Sambil mengisi waktu kan asyik sambil melukis,” ungkap
Romel.
Tak lama kemudian sejumlah anak-anak kecil menghampiri
Romel. Mereka tertarik dengan apa yang dilakukan Romel.
Akhirnya, anak-anak itu pun terlibat menggambar. Ada yang
menggambar gunung, bunga, rumah, dan sebagainya.
Di tribun Kridasana, Romel dan anak-anak asyik
menggambar. “Pernah menggambar dengan kopi,” tanya Romel kepada anak-anak.
“Belum….” jawab mereka. Bahkan di antara mereka ada yang
menanyakan apakah harus membayar untuk terlibat menggambar bersama. Tentu saja
jawaban Romel bisa ditebak. “Ndak usah bayar. Yang penting mau gambar dulu,”
katanya.
Setelah menerangkan secara ringkas, anak-anak dengan
cekatan menyapu kertas dengan cairan kopi. Saat waktu menunjukkan pukul 21.00
WIB, mereka berpamitan pulang karena besok pagi harus sekolah.
Kemudian, gambar-gambar hasil anak-anak dikumpulkan
Romel. Lukisan kopi bukanlah barang baru dalam dunia seni rupa di Indonesia,
termasuk di Singkawang.
Banyak seniman dan juga masyarakat yang telah menekuni
lukisan kopi menjadi karya seni yang layak dijual.
Upaya Romel pula merupakan respons terhadap banyaknya
warung kopi di Singkawang. Namun dari sekian banyak warung kopi belum terlihat
lukisan kopi terpajang.
“Semoga dengan kegiatan kecil ini, pelan-pelan, publik
Singkawang mulai menyukai lukisan kopi. Harganya pun terjangkau,” kata Frino
Bariarcianur, kurator pameran “Projek Seni”.
Dalam pameran tertajuk “Projek Seni”, selama lima hari
sepanjang kegiatan Singkawang Expo 2019, ragam lukisan kopi buatan Romel dan
Niza Wiratama dapat dinikmati, yaitu gambar-gambar berupa sketsa bangunan
heritage dan potrait. Pada saat penutupan, Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan,
berkesempatan melihat karya lukisan kopi.
Lebih lanjut Frino mengatakan, “Kami beruntung pihak
Disperidagkopnaker (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Perindustrian,
Perdagangan, Koperasi dan Tenaga Kerja) Singkawang memberikan ruang yang sering
dilupakan ini. Ruang yang mengantarkan publik untuk melihat Singkawang Expo
2019. Meskipun banyak orang tidak menyadarinya.”
"Kami berterima kasih atas kesempatan menggunakan
ruang itu untuk pameran Projek Seni,” imbuh Frino.
Selain lukisan kopi, publik juga dapat menyaksikan hasil
kerja empat Seniman Mengajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Empat seniman terdiri dari Arya Duta (Bali), Andrew James
Roger (Bandung), Nursalim Yadi (Pontianak), dan Mahardika Yudha (Jakarta)
merangkum kegiatan mereka dengan info grafis tentang proses melakukan
kerja-kerja sosial, praktik musik eksperimental, sape flashdisk karya Sanggar
Sarantangan serta menampilkan karya-karya kolaborasi Bengkel Tangkas RS Alverno
dan masyarakat eks penderita kusta.
Para seniman yang terlibat juga menggalang donasi dari
penjualan tas tye dye dan ecoprint. Sampai saat ini sudah terjual 20 tas dari
40 tas yang tersedia. Seluruh hasil penjualan itu akan menjadi modal usaha
mengembangkan kerajinan ini. Setiap tas dibanderol seharga Rp100 ribu. (rud)
Breaking News
- General Cargo Naik 205,6 Persen, Terminal Kijing Semakin Strategis untuk Ekonomi Kalbar
- Wabup Sanggau Ajak Warga Nobar Piala Dunia di Halaman Kantor Bupati
- MPLS di SMPK Agape Sosok Diisi Edukasi Hukum, Polsek Tayan Hulu Bekali Pelajar Bahaya Narkoba dan Etika Bermedia Sosial
- Polres Bengkayang dan Kejari Perkuat Koordinasi untuk Optimalkan Penegakan Hukum
- Tekan Risiko Karhutla, Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang Gencarkan Patroli Mandiri Pencegahan Karhutla
- Dinkes Bengkayang Verifikasi Dapur SPPG Sebelum Terbitkan Sertifikat Higiene Sanitasi
- Disdikbud Singkawang Batasi Penggunaan Ponsel di Lingkungan Sekolah
- Satpol PP Singkawang Gelar FKP, Salah Satu Pelayanan Yang Dibahas di Bidang Damkar
- POLNEP Bekali Siswa SMKN 2 Putussibau Teknik Kanulasi, Perkuat Kompetensi Pembenihan Ikan
Sketsa Kopi di Tengah Kemeriahan Singkawang Expo 2019
Romel Deni Andy Satria dan Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan, berbincang mengenai proses lukisan kopi di ruang pameran “Projek Seni” di pintu masuk utama Stadion Kridasana saat penutupan Singkawang Expo 2019, Minggu (25/8) malam.